Manusia Kembali Ke Umur Yang Paling Lemah

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
 وَٱللَّهُ خَلَقَكُمْ ثُمَّ يَتَوَفَّىٰكُمْ ۚ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰٓ أَرْذَلِ ٱلْعُمُرِ لِكَىْ لَا يَعْلَمَ بَعْدَ عِلْمٍۢ شَيْـًٔا ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌۭ قَدِيرٌۭ .
Dan Allah telah menciptakan kamu, kemudian mewafatkanmu, di antara kamu ada yang dikembalikan kepada usia yang tua renta (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang pernah diketahuinya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahakuasa.
(Surah An-Nahl Ayat 70).


Allah menciptakan kita dari sesuatu yang hina, yaitu air mani, kemudian kita menjadi zigot, embrio, janin, dan akhirnya lahir menjadi bayi. Dari keadaan lemah, kita bertambah kuat; dari bayi yang hanya bisa terlentang, kita kemudian bisa tengkurap, merangkak, dan berjalan. Mata yang semula hanya bisa melihat tiga warna, seiring bertambahnya usia, bisa melihat lebih banyak warna.

Dalam Surat An-Nahl, Allah menyebutkan bahwa kita akan dikembalikan pada umur yang paling lemah, termasuk menjadi sangat pikun, sehingga kita tidak mengetahui lagi apa yang pernah kita ketahui. Ini menunjukkan tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang menghilangkan memori kita seiring bertambahnya usia, terutama memori terdekat, sementara memori lama seringkali muncul kembali.

Kenapa orang tua kita dijadikan pikun? Ini adalah tanda kekuasaan Allah, yang menunjukkan bahwa semakin tua seseorang, semakin banyak memori yang dihapus oleh Allah, menunjukkan bahwa tidak ada yang setara dengan-Nya. Lemahnya manusia dan pikunnya di usia tua menunjukkan bahwa Allah Maha Mengetahui, Maha Kuat, Maha Perkasa, dan Maha Mengalahkan.

Allah Al-Khaliq, menciptakan kita agar kita sadar dan anak-anak kita tahu bahwa Allah Maha Kuasa. Allah mengetahui apa yang dilakukan orang tua kita yang sudah pikun, dan rekaman itu masih ada di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Rahimakumullah jami’an. Ketika disebutkan dalam awal Surat Al-Ahqaf ayat 15, 
وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ إِحْسَـٰنًا ۖ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ كُرْهًۭا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًۭا ۖ وَحَمْلُهُۥ وَفِصَـٰلُهُۥ ثَلَـٰثُونَ شَهْرًا ۚ حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُۥ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةًۭ قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَـٰلِحًۭا تَرْضَىٰهُ وَأَصْلِحْ لِى فِى ذُرِّيَّتِىٓ ۖ إِنِّى تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّى مِنَ ٱلْمُسْلِمِينَ ١٥
Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun dia berdoa, "Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh aku termasuk orang muslim.” 
ini dikaitkan dengan usia asyuddah (Ibnu Abbas menafsirkan yaitu di usia 33) dan arbain sanah (40 tahun). Jangan remehkan urusan birrul walidain (berbakti kepada orang tua), terutama saat mereka memasuki usia tua dan membutuhkan bantuan kita. Mereka membutuhkan kehadiran kita, bukan hanya transfer uang. Kewajiban kita untuk berbakti akan semakin ditekankan seiring bertambahnya usia mereka.

Simak Video Selengkapnya di Pelajaran Penting Dibalik Pikunnya Manusia

📱 JOIN US 
Whatsapp :
Pria (Ikhwan) :
https://chat.whatsapp.com/87nOuFobTPMF8fg4sputuk
Wanita (Akhwat) :
https://chat.whatsapp.com/EFKyhTcUNkhIfltJZSV5vl
Telegram :
https://t.me/moslemnextgeneration
Kontak MNG
https://moslemnextgeneration.com/p/kontak.html
📸Dipersilahkan join dengan channel FB/IG/YT/TG/TW abdurrahman dani
〰〰〰〰〰〰〰

🔸🔶 DONASI OPERASIONAL DAKWAH MNG 🔶🔸
Ambil kesempatan amal jariyah dan pahala yang mengalir melalui

BANK SYARIAH INDONESIA
7208885884
A/N Moslem Next Generation

📱Konfirmasi
0858-1666-1792 
Admin MNG 

〰〰〰〰〰〰〰
📡 Disebarkan dan diedit oleh :
Grup📱WA • MNG•
(Moslem & Moslemah Next Generation)
مــــجموعــــة شـــباب الــــغد
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url